Kabar Terkini – Rinton Girsang (36) menjadi korban hoax atas informasi berkaitan ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jaktim. Dia difitnah sebagai pelaku bom bunuh diri, padahal mantan anggota Polri tersebut masih hidup.
Atas penyebaran informasi di media sosial yang mengaitkan dirinya sebagai pelaku bom bunuh diri, Rinton juga membuat testimoni. Melalui rekaman videonya, Rinton menyatakan bahwa dirinya tidak terkait dengan insiden ledakan bom bunuh diri itu.
Mantan anggota Brimob Polda Sumut ini sekarang menetap di Pontianak, Kalbar. Rinton didampingi Kabid Humas Polda Kalbar juga sudah menggelar konferensi pers di Cafe Soccer, Jln Gajahmada, Pontianak hari Kamis (25/05/2017) malam.
“Dia merasa nama baiknya dicemarkan, termasuk keluarga dan meminta supaya nama baiknya dipulihkan,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto kepada tribunnews, Jumat (26/005/2017).
Pada kesempatan itu, Rinton juga meminta Polri untuk menangkap pelaku yang menyebarkan informasi bohong tentang dirinya itu. “Yang bersangkutan meminta penyebar berita hoax di media sosial ini secepatnya ditangkap,” katanya.
Sebelum dikaitkan dengan tersangka bom bunuh diri, nama Rinton juga sempat menjadi pemberitaan. Sebelumnya dia menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Jokowi atas pemberhentian dirinya dari institusi Polri. Rinton saat itu tidak terima diberhentikan.
Rinton diberhentikan dengan hormat lantaran mengalami sakit. Sewaktu berdinas, Rinton diperintahkan mengawal dana perusahaan dan ternyata di saat mengawal itu terjadi kontak senjata dengan perampok.
Rinton saat itu berhasil menyelamatkan dana dan pegawai perusahaan. Sementara pelaku tewas di tempat ketika kontak senjata dan berhasil mendapatkan sepucuk senjata standard jenis FN milik perampok.
“Setelah kejadian tersebut, Rinton mengalami trauma kalau melihat senjata api, tapi sekarang sudah pulih kembali,” sebutnya.
Lama berselang setelah dia mengeluarkan testimoni tersebut, dirinya memilih pindah ke Pontianak. Rinton menetap di Komplek Pemda Perum Marisa, Siantan Hulu, Pontianak dan menikah dengan Elfira Butar Butar asal Pontianak pada tahun 2015.
